Allah SWT sebagai Pencipta manusia berkeinginan agar manusia menjadi ‘Abdullah dan Khalifah fil Ardh. Sebagai ‘Abdullah berarti manusia menghamba kepada Allah SWT dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Sebagai Khalifah fil Ardh berarti menjadi manusia yang turut aktif memelihara kehidupan dengan aturan Allah SWT. Tujuan ini hanya ada pada manusia yang berkepribadian Islam, dimana pola pikir dan pola sikapnya terpancar dari aqidah Islam, ditandai dengan matangnya adab (karakter Islami) sehingga siap mengemban dan mengembangkan ilmu serta mengarungi kehidupan dengan amal shalih. Karena itu membentuk peserta didik menjadi manusia yang berkepribadian Islam mestilah menjadi tujuan pendidikan di pesantren. Tujuan ini akan menjadi berat dan akan jauh dari harapan ketika santri belajar pendidikan agama hanya di waktu sisa karena tuntutan kurikulum sekolah formal.
SMP Isykariman JIBS dengan berbagai lembaga menggagas Pesantren Efektif, yaitu pesantren dimana kurikulum non-formal pesantren beserta budaya pesantren yang Islami tetap mendominasi kehidupan belajar santri bersamaan dengan adanya kurikulum formal melalui penerapan Strategi Pembelajaran Terpadu yang disebut HAMSTER Learning.
HAMSTER Learning atau Pembelajaran HAMSTER adalah pembelajaran kreatif dan inovatif Abad 21, dimana materi HAMSTER (Humanity, Art, Mathematics, Science, Technology, Engineering, and Religion) diajarkan secara terpadu. Dengan HAMSTER Learning, pembelajaran akan efektif, optimal, dan tentu sangat bermakna,sehingga peserta didik akan memiliki waktu yang sangat banyak untuk belajar agama dan berlatih amal.