Strategi Pembelajaran

PEMBELAJARAN ABAD 21
TERPADU, KREATIF, INOVATIF, DAN TERKINI
(HAMSTER LEARNING)

Kehadiran sekolah formal di pondok pesantren (Islamic Boarding School) seringnya mengakibatkan hilangnya identitas dan jati diri pesantren. Hal ini terjadi karena kurikulum pendidikan sekolah formal mendominasi pendidikan di pesantren. Santri lebih banyak sekolah daripada menyantren. Pada akhirnya pesantren hanya dijadikan sampul indah penarik calon siswa, tetapi dididik ala pesantren seadanya, sehingga pada gilirannya tujuan pesantren jauh dari capaian dan banyak sekali orangtua yang kecewa terhadap lembaga pendidikan seperti ini.
Allah SWT sebagai Pencipta manusia berkeinginan agar manusia menjadi ‘Abdullah dan Khalifah fil Ardh. Sebagai ‘Abdullah berarti manusia menghamba kepada Allah SWT dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Sebagai Khalifah fil Ardh berarti menjadi manusia yang turut aktif memelihara kehidupan dengan aturan Allah SWT. Tujuan ini hanya ada pada manusia yang berkepribadian Islam, dimana pola pikir dan pola sikapnya terpancar dari aqidah Islam, ditandai dengan matangnya adab (karakter Islami) sehingga siap mengemban dan mengembangkan ilmu serta mengarungi kehidupan dengan amal shalih. Karena itu membentuk peserta didik menjadi manusia yang berkepribadian Islam mestilah menjadi tujuan pendidikan di pesantren. Tujuan ini akan menjadi berat dan akan jauh dari harapan ketika santri belajar pendidikan agama hanya di waktu sisa karena tuntutan kurikulum sekolah formal.
SMP Isykariman JIBS dengan berbagai lembaga menggagas Pesantren Efektif, yaitu pesantren dimana kurikulum non-formal pesantren beserta budaya pesantren yang Islami tetap mendominasi kehidupan belajar santri bersamaan dengan adanya kurikulum formal melalui penerapan Strategi Pembelajaran Terpadu yang disebut HAMSTER Learning.
HAMSTER Learning atau Pembelajaran HAMSTER adalah pembelajaran kreatif dan inovatif Abad 21, dimana materi HAMSTER (Humanity, Art, Mathematics, Science, Technology, Engineering, and Religion) diajarkan secara terpadu. Dengan HAMSTER Learning, pembelajaran akan efektif, optimal, dan tentu sangat bermakna,sehingga peserta didik akan memiliki waktu yang sangat banyak untuk belajar agama dan berlatih amal.